Perbanyakkan amalan di bulan yang mulia ini...
 

Rabu, 10 Februari 2010

Kiai Sepuh Ditawari Asuransi Kesehatan

0 komentar
SP/M.Arief Kurniawan Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat menjenguk kiai yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin, KH. Anwar Iskandar di RS Bhayangkara Kota Kediri

KEDIRI - Pemprov Jatim akan memberikan fasilitas kesehatan bagi para kiai yang ada di seluruh Jatim, terutama bagi mereka yang berusia lanjut. Seluruh kesehatannya akan ditanggung oleh APBD Jatim. Namun begitu, para kiai sampai kini belum mau menerima tawaran tersebut.

Setidaknya ini yang muncul saat Gubernur Jatim, Soekarwo, menyampaikan keinginannya membantu para kiai yang sudah berusia lanjut. Dalam kondisi sakit, mereka tidak mendapat fasilitas kesehatan berupa asuransi kesehatan atau semacamnya.

”Kita sedang pikirkan untuk membantu para kiai, terutama yang berusia lanjut. Setidaknya, Pemprov akan membantu dalam APBD lewat fasilitas general check up gratis. Tahun ini akan berjalan,” kata Soekarwo saat menghadiri pembukaan kegiatan Satu Abad Ponpes Lirboyo Kediri, Sabtu (23/1).

Gubernur yang akrab disapa Pak Dhe Karwo ini hadir bersama Wagub Syaifullah Yusuf. Selain mereka hadir pula Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suwarno, seluruh kiai sepuh di Kediri dan sekitarnya, Walikota Kediri Samsul Ashar, dan Wakilnya Abdullah Abubakar.

Mereka hadir dalam pembukaan serangkaian acara Satu Abad Ponpes Lirboyo di Ponpes Lirboyo. Di ponpes asuhan KH Idris Marzuki ini, Pakde Karwo mengaku tergugah hatinya untuk membantu kyai yang berusia sepuh. Di usia lanjut, kesehatan para kyai dipastikan menurun.

Bahkan Gus Ipul (sapaan Syaifullah Yusuf ) juga mendukung pemberian fasilitas kesehatan tersebut. Apalagi menurut pria asli Pasuruan ini, hampir semua kyai jarang memperhatikan kondisi kesehatannya masing-masing. ”Selalu mengabdi kepada Allah sampai lupa mengecek kesehatan. General check up berkala akan kita tangung,” lanjut Ipul yang menolak pemberian fasilitas kesehatan ini sebagai utang budi karena saat kampanye seluruh Ponpes di Jatim mendukung mereka.

Namun keinginan tersebut tidak disambut baik oleh KH Idris Marzuki. Kiai khos Lirboyo ini belum mau menerima tawaran fasilitas kesehatan tersebut. “Kami sangat hargai keinginan Pak Dhe Karwo memperhatikan kami. Tapi karena ini menyangkut kepentingan banyak kiai, sebaiknya dibicarakan dulu dengan para kiai yang lain. Apakah menerima atau sebaliknya,” katanya.

0 komentar:

Poskan Komentar